Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Pentingkah Membaca Sebelum Ikut Aksi Massa?

Gambar
Pentingkah Membaca sebelum ikut aksi massa Kamis (26/09/19, jam 12:10, dari arah belakang para demonstran, saya melihat anak-anak pelajar merangsak maju ke depan, para mahasiswa yang berada di hadapan mereka segera membuka jalan demi membiarkan para pelajar itu bisa maju ke depan agar para wakil rakyat dapat melihat bahwa demonstrasi itu, seperti juga yang banyak terjadi di banyak daerah lain di Indonesia ini, tidak hanya dilakukan oleh para mahasiswa, tetapi juga bahkan yang lebih muda dari itu—adik-adik sekolah menengah. Demi melihat itu, para mahasiswa yang lebih dulu berada di tempat demonstrasi itu dilakukan langsung berteriak dan bertepuk tangan. Saya tercengang—seolah baru saja terbangun dari tidur yang begitu saya impikan siang itu.

Saya, Papua, Warna Kulit dan Rasisme

Gambar
Saya bukan orang Papua, saya bahkan tak pernah bertemu dengan satu pun dari mereka, tetapi pada 16 Agustus 2019 lalu, sehari sebelum Indonesia merayakan hari kemerdekaannya, ketika beberapa (oknum) ormas melakukan aksi penyerangan terhadap Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya dengan meneriaki mereka monyet, saya sungguh sakit hati. Jika ada sebuah alat untuk mengukur kadar sakit hati di dunia ini, maka saya pastikan bahwa sakit hati yang saya rasakan tidak sebanding dengan apa yang teman-teman dari Papua rasakan. Tetapi  sakit hati tidak mengenal sedikit banyak , ia tetap saja menyesakkan dan membuat gerah. Di antara teman-teman sepergaulan barangkali saya adalah orang yang memiliki kulit paling hitam, sumpah mati saya tidak tahu mengapa kulit saya hitam sebagaimana saya tidak mengetahui mengapa mereka punya kulit yang putih. Sebab warna kulit itulah dari kecil saya sering dicaci, entah itu dihina dengan nada bercanda atau serius—semua sama saja. Bahkan dulu, saat umur s...